Thursday, June 07, 2012

Saya PAKSA kamu masuk surga!

Pertama kali saya mendengar kalimat ini, saya langsung shock dan berpikir jauh ke dalam dari makna kalimat tersebut. Apa sejauh itu ya muslim di masa sekarang ini, sampai masuk surga saja harus dipaksa. Hal ini menjadi kekhawatiran sang Khatib yang pada saat itu tentang kondisi umat akhir-akhir ini. Beliau adalah Ustadz Al-Khair Hari Moekti. Ya, Hari Moekti yang dulunya penyanyi itu. Beliau sekarang jadi juru dakwah dan juga terlibat langsung dalam kegiatan BWA (Badan Waqaf Al Quran).

Topik dibuka dengan berbagai macam hal yang terjadi di dunia ini memperlihatkan banyaknya penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh umat muslim di Indonesia, apalagi pada generasi muda di mana berkembangnya paham hedonisme dan permisvisme. Hedonisme adalah paham yang mengutamakan pemuasan nafsu duniawi semata, sedangkan permisivisme adalah paham yang serba membolehkan segalanya. Padahal kita yakin kalau di sekolah mereka, diajarkan ilmu tentang agama. Ya mau tidak mau saya juga berpikir bahwa pendidikan kita masih terlalu sekuler dengan memisahkan pelajaran agama dan pelajaran ilmu lainnya. Menurut saya sebaiknya pendidikan agama memang harus ada tapi juga diterapkan pada pelajaran ilmu-ilmu selainnya jadi ilmu dengan agama terapan begitulah kira2.

Kembali ke topik, sebetulnya mereka tahu mana yang benar dan mana yang salah, tapi masalah utamanya adalah tidak dilaksanakan. Bukan hanya generasi muda, tapi juga sekitarnya yang seakan2 tidak peduli tentang hal-hal seperti itu, misalkan perjudian yang makin marak, riba, zina, minuman keras dsb. Bahkan hal yang paling krusial yaitu menutup aurat, dimana perintahnya itu langsung dari ALLAH. Itu bukan MUI yang minta, bukan Ustadz yang sarankan, bukan pula Rasul yang menyuruh, tapi perintah langsung tegas jelas dari ALLAH AL-QAHIR (Maha Perkasa). Dan ALLAH pun dengan jelas memberikan reward pada manusia yang menjalankan perintah-NYA yaitu masuk ke surga-NYA.

Tapi kenyataannya berbeda, banyak orang tahu tapi tidak dilakukan... Memang dosa itu adalah sesuatu yang salah kalau orang tersebut tahu itu salah. Sudah tahu salah, tetep dilakukan, ya itu namanya nyeleneh. Makanya dengan geram, Ustadz Hari Moekti dengan suara khasnya yang menggelegar (maklum beliau dulu kan rocker) berkata apakah memang harus dipaksa masuk surga. Kalo iya, saya akan paksa kamu berbuat baik, saya paksa kamu ikut perintah ALLAH, saya paksa kamu masuk surga.

Kembali ke diri kita sendiri, seperti apa sih sebetulnya kita ini, apa memang kita masuk salah satu orang yang harus dipaksa masuk surga, kenapa gak kita sendiri yang sadar untuk mencapai ridha ALLAH tanpa harus dipaksa.


Jadi gimana? Mau dipaksa atau masuk dengan kesadaran? Terserah Anda.... :)

No comments: